Beton Pracetak – Pengertian dan Jenis Beton Precast

Beton Precast
Produk-produk Beton Pracetak

Pengertian Beton Precast

Beton Precast atau Beton Pracetak merupakan material beton yang digunakan pada struktur suatu bangunan. Material ini terbuat dari berbagai macam campuran agregat dan pengikat semen sehingga membuat bangunan menjadi kokoh dan dapat menahan beban yang berat. Untuk menciptakan sebuah beton yang kokoh maka dibutuhkan bahan–bahan yang berkualitas dan memiliki campuran komposisi yang tepat.

Mutu ukuran relatif dari kebendaan. Secara umum mutu produk atau jasa adalah sesuatu yang dapat memenuhi atau melebihi espektasi pelanggan. Bisa disebut sebenarnya mutu adalah kepuasan pelanggan. Namun berbeda dengan mutu yang akan kita bahas berikut ini. Dalam hal ini kita akan membahas mutu yang ada dalam sebuah produk dalam hal ini adalah beton. 

Mutu pada beton memiliki arti yaitu kualitas atau kekuatan karakteristik yang terkandung pada beton tersebut. Pengukuran kualitas pada beton memiliki beberapa jenis satuan seperti satuan K, FC dan lain – lainnya. Namun satuan yang sering digunakan khususnya di Indonesia adalah satuan K. Mutu beton K adalah kuat tekan karakterisitik beton.

Klasifikasi Mutu SNI Beton Pracetak

sni beton pracetakKualitas dan mutu beton precast adalah ukuran kekuatan untuk material beton yang di bagi menjadi beberapa tingkatan, mulai dari K-100 sampai K-500. Pengertian K pada mutu beton yaitu kuat tekan beton untuk per cm2 dan angka 100 – 500 menunjukan berat yaitu Kg ( kilogram ). Maka arti dari mutu beton K-100 yaitu mempunyai minimum kekuatan beton 100 Kg/cm2.

Menurut Badan Standarisasi Nasional Indonesia (SNI), mutu beton pracetak pun dibagi menjadi III kelas, dari mulai K-100 hingga K-500. Pengelompokan pada mutu-mutu beton precast yaitu sebagai berikut :

  • Beton Kelas I : K-100 K-125 K-150 K-175 dan K-200
  • Beton Kelas II : K-225, K-250, dan K-275
  • Beton Kelas III : K-325, K-350, K-375, K450, dan K-500.

Untuk Beton kelas I biasa digunakan bukan untuk pekerjaan struktur. Mutu Beton kelas II banyak digunakan untuk pekerjaan struktur seperti jalan, pondasi, kolom dll. Sedangkan untuk Beton kelas III adalah beton khusus yang biasanya digunakan untuk menahan beban yang lebih berat dari kelas beton sebelumnya. Umumnya biasa digunakan untuk konblok area parkir truck tronton, saluran air beton, landasan pesawat dan lain sebagainya.

Perbedaan kelas atau mutu beton dipengaruhi oleh komposisi olahan atau campuran bahan yang digunakan untuk mencetak beton tersebut. Bahan–bahan yang digunakan sebagai olahan atau campuran untuk mencetak beton tersebut diantaranya adalah pasir, abu batu, semen, air dan kerikil.

Kelebihan dan Kekurangan Beton Precast

Beton merupakan salah satu bahan bangunan yang sangat mudah dalam pengerjaannya. Selain itu, beton memiliki banyak kelebihan, antara lain : tahan terhadap benturan, api, cuaca serta tidak mudah berjamur / lapuk.

Ditinjau dari proses pembuatan, beton terbagi menjadi dua jenis, yaitu beton cor di tempat (cast in situ) dan beton fabrikasi (precast). Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Selanjutnya kami akan memaparkan kelebihan dan kekurangan beton precast secara detil.

A) Kelebihan Beton Precast

1. Bentuk panel beton yang variatif

kelebihan dan kekurangan beton precast
Dinding panel beton precast berbentuk kurva

Produk akhir dari beton precast adalah sebuah panel beton, dimana panel beton memiliki luasan besar yang memudahkan proses erecting dalam konstruksi bangunan. Selain itu, panel beton yang dihasilkan juga dapat mengikuti desain yang diinginkan.

Perlu diketahui bahwa precast merupakan sebuah teknologi pengolahan material menggunakan cetakan, dengan demikian maka beton dapat dicetak menjadi berbagai bentuk sesuai keinginan dan kebutuhan. Terutama untuk bentukan lengkung yang sulit didapatkan dengan proses cor di tempat. Selain bentuk lengkung, beberapa detail arsitektural, seperti fasad bangunan, yang memiliki potongan-potongan unik dapat dengan mudah diwujudkan melalui beton precast.

2. Pemasangan yang mudah

Cara pemasangan panel beton pracetak yaitu menggunakan sambungan-sambungan yang akan dikaitkan menggunakan baut. Kelebihan dari penggunaan cetakan ini adalah adanya panel-panel beton dengan ukuran yang sama dan presisi, sehingga tidak akan ada celah diantara panel beton yang tersambung.

Bentuk yang presisi juga akan mempermudah pemasangan tiap panel, sehingga panel tidak perlu dilukai untuk menyesuaikan desain. Selain itu, akan menjadi mudah bagi arsitek atau kontraktor apabila ingin menambah volume bangunan, yaitu dengan menambahkan panel beton, baik secara vertikal maupun horisontal.

3. Setiap panel beton memiliki kekuatan yang sama

Beton precast dicetak menggunakan alat berteknologi canggih yang dapat mengatur komposisi dan kekuatan beton sedemikian rupa sehingga menjadi akurat dan presisi. Hal ini berbeda dengan pengolahan beton manual, dimana komposisi yang diatur oleh pekerja dapat mengalami kesalahan apabila takaran tidak tepat.

4. Tidak tergantung cuaca

Kelebihan dan kekurangan beton precast dibanding beton cor di tempat cukup banyak, namun sepertinya kelebihannya lebih banyak daripada kekurangannya. Tidak seperti beton ready mix, beton precast tidak tergantung dengan cuaca.

Keterlambatan distribusi ready mix membuat beton mengalami pematangan di dalam molen, sehingga pada saat penuangan beton bisa mengalami kepadatan atau mengental. Jika diberi air untuk mengurangi kekentalan, maka beton akan lecak dan dapat mengurangi mutu beton. Terlebih jika cuaca tidak mendukung seperti terlalu panas ataupun hujan maka dapat mengganggu proses curing.

5. Hemat waktu dan mengurangi polusi

Seperti yang telah dijelaskan diatas, pengecoran di tempat memiliki kekurangan adanya proses curing. Untuk penggunaan beton precast tidak perlu menunggu kematangan beton. Setelah proses pendistribusian panel dari pabrik ke site maka dapat langsung dilakukan proses pemasangan bangunan. Panel beton juga bersih tidak berpolusi karena tidak adanya bahan baku yang ada di lapangan, maka debu-debu yang biasanya bertebaran di area pembangunan tidak terjadi.

6. Dapat diberikan bahan tambahan

jenis beton precast
Penambahan warna pada produk beton pracetak

Pada pembuatan panel, zat yang ditambahkan bisa bermacam-macam seperti zat warna. Beton dapat diberikan warna, bahkan dapat juga didesain warna warni sesuai dengan fasad yang diinginkan. Penggunaan warna juga dapat digunakan selayaknya stempel, contohnya yaitu panel dapat diberi gambar-gambar seperti nama perusahaan dengan perbedaan warna.

Bahan tambahan lain yang dapat diaplikasikan adalah titanium dioxide yang akan memberikan efek hasil beton yang berwarna putih dan melapisi beton, sehingga debu dan partikel sampah yang lain dapat hilang dengan sendiri terhapus oleh hujan.

B) Kekurangan Beton Pracetak

1. Tidak menjangkau semua tempat

Volume panel untuk bangunan yang besar tidak dapat didistribusikan jika jalan atau area site terlalu sempit, karena akan mempersulit pengangkutan panel beton ke dalam site. Cara satu-satunya yang paling memungkinkan hanya dengan cara pengecoran beton in situ atau cor ditempat.

2. Harga relatif mahal daripada beton konvensional

Harga tiap panel beton pracetak relatif lebih mahal daripada beton cast in situ atau cor ditempat. Terlebih jika letak pabrik beton pracetak jaraknya cukup jauh dari site project. Oleh karena itu, biaya pendistribusian panel beton pracetak menjadi lebih mahal daripada beton konvensional.

Selain itu harga beton precast juga turut dipengaruhi oleh faktor kerumitan desain dinding panel itu sendiri. Semakin banyak detil-detil potongannya maka harganya pun akan semakin mahal.

Setiap praktisi desain dan konstruksi wajib mengetahui kelebihan dan kekurangan beton precast maupun beton cast in situ. Sehingga dapat melakukan pertimbangan yang matang, metode mana yang akan dipilih dalam proses konstruksi suatu bangunan.

Macam-macam Jenis Produk Beton Precast

Beberapa contoh produk beton precast diantaranya yaitu : paving block, kanstin, u ditch, tutup u ditch, gorong-gorong beton, grass block, box culvert, pagar panel beton, bata ringan, dan sebagainya.

Itulah sekilas rangkuman mengenai kualitas dan mutu pada beton yang barangkali berguna untuk memperluas pengetahuan kita seputar produk beton. Tujuannya agar bisa dijadikan acuan dalam memilih beton dengan berbagai macam kualitas dan mutunya sesuai kebutuhan yang akan digunakan.

Informasi Produk & Layanan

Telpon kami untuk mendapatkan informasi produk serta layanan dari Indonusa !

Informasi Produk & Layanan

Telpon kami untuk mendapatkan informasi produk serta layanan dari Indonusa !

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove
Close Menu